
Peristiwa tersebut memicu sorotan setelah beredar rekaman yang memperlihatkan korban berjalan keluar dari wahana uji nyali dengan kondisi tampak lemas dan kelelahan, sebelum akhirnya dilaporkan meninggal dunia.
Insiden itu pun menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak warganet menyayangkan kejadian tersebut karena wahana rumah hantu yang sejatinya dirancang sebagai sarana hiburan justru dikaitkan dengan peristiwa yang berujung duka.
“Konsepnya bagaimana, kok dikejar sampai ke luar wahana?” tulis postingan Instagram yang dibagikan ulang akun @unikinfold, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Lantas, bagaimana sebenarnya awal mula kronologi kasus kematian yang dialami korban wahana rumah hantu di Tulungagung itu? Begini ceritanya.
Korban Ikut Masuk Bersama Teman-temannya
Secara terpisah, Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto membenarkan ihwal kasus kematian seorang wanita usai mengikuti wahana rumah hantu tersebut.
Nanang menuturkan, sebelum kejadian, korban diketahui masuk ke wahana tersebut bersama seorang temannya.
“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi sekitar pukul 14.30 korban bersama rekannya masuk ke wahan rumah hantu yang berada di pusat perbelanjaan di wilayah Tulungagung,” kata Nanang dalam keterangannya, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Tiba-tiba Pingsan usai ke Luar Wahana
Setelah berada di dalam selama sekitar 3 menit, keduanya keluar melalui pintu wahana.
“Beberapa menit kemudian korban keluar dari wahana sempat berlari lalu berdiri di depan pintu ke luar, sebelum tiba-tiba pingsan,” ujar Nanang.
Nanang lantas menjelaskan, tak lama kemudian, korban terjatuh hingga wajahnya membentur kursi kayu yang berada di lokasi.
“Saat terjatuh itu ada kursi di sebelahnya, wajah korban terbentur di kursi tersebut,” tandasnya.
Sempat Ditolong, namun Tak Beri Respons
Polisi mengungkapkan, sejumlah orang sempat melakukan pertolongan di lokasi.
Di saat yang bersamaan pengelola melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Kendati demikian, saat petugas medis tiba dilokasi dan berusaha memberikan pertolongan, korban sudah tidak memberikan respons.
“Hasil pemeriksaan awal tim inafis bersama tenaga medis korban telah dinyatakan meninggal dunia di lokasi,” ungkap Nanang.
Polisi Masih Usut Penyebabnya
Terkait penyebab wafatnya korban, Nanang memastikan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian perempuan berusia 39 tahun tersebut.
Di samping itu, polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui apakah korban memiliki riwayat penyakit tertentu.
“Dugaan penyebabnya masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut dari tim medis,” beber Nanang.
“(Riwayat penyakit) kita belum bisa memastikan punya riwayat atau tidaknya kita masih menunggu hasil dari pihak medis,” tandasanya.***
Red (Indra)

Tidak ada komentar