
HaluanIndonesia.id, Cianjur – Balai Warga Bumi Sirnagalih Damai menjadi saksi kegiatan dan pelatihan “Kegiatan dan Pelatihan Budidaya Ikan Lele dengan Metode Bioflok” yang berlangsung dari 18 hingga 20 Desember. Acara ini merupakan bagian dari Proyek Kemanusiaan Penanggulangan Pasca Bencana Gempa Bumi Cianjur dengan tema “Menginspirasi Perubahan, Membangun Harapan”, pada Selasa (19/12/2023).
Acara dibuka dengan meriah oleh MC Ai Dian pada pukul 10.00. Kepala Desa Sirnagalih, H. Sugilar, S.Pd.I., menyambut kegiatan ini dengan antusiasme tinggi, berharap bahwa budidaya ikan lele dapat memberikan ketahanan pangan yang baik bagi desa. Dia mengapresiasi kontribusi mahasiswa dalam memotivasi dan meningkatkan produktivitas masyarakat.
Civitas Akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung, diwakili oleh Bapak Aludin, S.Sos.,M.Ag., turut memberikan sambutan, menekankan pentingnya pengelolaan berbasis partisipatif dalam program budidaya lele. Ketua jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Dr. H. Rohmanur Aziz, M.Ag.,CIIQA., juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.
Puncak acara adalah pengenalan budidaya lele terpadu oleh Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Cianjur serta metode Bioflok oleh Mitra Hollywood Farm, Bapak Dr. KH. Asep Burhanudin Lc, MBA. Diskusi terbuka dan tanya jawab melibatkan peserta, memperkaya wawasan tentang keunggulan dan tantangan dalam menerapkan metode Bioflok.
Sesi presentasi, dipandu oleh moderator Adisti Septiani, membahas dasar-dasar dan prinsip-prinsip budidaya ikan lele, serta keunggulan metode Bioflok. Diskusi terbuka memungkinkan peserta berdialog tentang permasalahan yang dihadapi dalam budidaya ikan lele.
Pada akhir acara, Karang Taruna Bumi Sirnagalih Damai yang dipimpin oleh Arizalul dan ketua Program MBKM PMI 2023, Agit Jayyid, menegaskan komitmen untuk menerapkan metode Bioflok. Sertifikat diberikan kepada peserta sebagai penghargaan atas partisipasi aktifnya.
Dana dan barang yang terkumpul, sebesar Rp.26.178.800 dan ±40kg barang, dialokasikan untuk media budidaya ikan lele melalui metode Bioflok beserta bibit, pakan, dan perawatan. Ucapan terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah berkontribusi, termasuk Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan. Acara ditutup dengan ucapan terima kasih oleh MC Ai Dian.
Acara ini dihadiri oleh 53 orang masyarakat tempat relokasi, menunjukkan antusiasme dan kolaborasi yang tinggi dalam membangun harapan dan perubahan melalui kegiatan budidaya ikan lele.
Tidak ada komentar