x

Warga Perum Sabandar Permai Keluhkan Jalan Rusak, Anak Sering terjatuh dan Banyak Kotoran Hewan

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Jul 2023 00:42 482 Deni Wijaya

SABANDAR, haluanindonesia.id – Eloknya Perumahan ataupun komplek perumahan keberadaannya ditopang dengan kelengkapan fasiltas umum (Fasum) yang memadai dan menjadi hak warga yang berada di dalam Perumahan tersebut.

Terciptanya kenyamanan dan keamanan dalam melakukan aktivitas keseharian menjadi hak mutlak setiap orang yang berada di lingkungan Perumahan. Tersedianya infrastruktur (Jalan perumahan, penerangan, gedung pertemuan, tempat ibadah, taman, dst) yang baik dan memadai serta layak untuk digunakan oleh warga, adalah syarat mutlak seorang pengembang dan juga aparat pemerintah setempat (RT/ RW) untuk memperjuangkannya.

Namun hal yang demikian tidak dirasakan oleh warga di Perum Sabandar Permai Desa Sabandar, Karangtengah Cianjur. Banyak warga yang mengeluhkan rusaknya beberapa bagian jalan di Komplek Perumahan ini. Bahkan dijalur jalan utama, jalanan rusak menjadi pemandangan yang biasa karena sudah dibiarkan lama. Hal ini seperti yang dikemukakan oleh warga Perum Sabandar Permai, Dhanu Muhammad Amin.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi jalan di Perumahan Sabandar Permai yang sudah lama rusak. Bahkan ada jalan rusak yang terkesan dibiarkan lama tepat dijalur utama perumahan dan beberapa titik lainnya. Ini harus disikapi serius oleh Ketua RT/ RW dan para tokoh masyarakat di Peruamhan ini.” tutur Dhanu menjelaskan dengan nada menyesalkan.

Dhanu pun melanjutkan bahwa rusaknya jalan di Perumahan Sabandar Permai kerap memakan korban, terutama anak-anak yabg sedang bermain seringkali mereka terjatuh dari sepedanya.

“Lantas banyak kotoran hewan pula yang bersebaran di jalan-jalan rusak ini dan berbau menyengat, tentunya ini tidak menyehatkan bagi lingkungan. Belum lagi jika ada angin, kondisi jalan menjadi “ngebul”  sampai debunya masuk rumah warga. Tolonglah semua untuk peduli guna dapat bersama-sama memperbaiki kondisi jalan ini agar layak digunakan dan tidak memakan korban warga. Mau urunan seluruh warga untuk perbaikan jalan ayo, atau mau meminta bantuan kepada pihak Desa melalui Dana Desa (DD) juga boleh, itupun jika mereka peduli terhadap kita ini.” Pungkas Dhanu yang juga Aktivis FKMC dengan nada penuh harap.

Hingga berita ini diturunkan pihak awak media masih terus berupaya mengkonfirmasi pihak-pihak terkait. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
Enable Notifications OK No thanks