x

Kronologi Mahasiswi UNG Tenggelam di Pantai Pulau Bogisa: Hiburan Mandi-mandi yang Berujung Maut

waktu baca 2 menit
Selasa, 4 Agu 2026 15:29 7 Deni Wijaya

Haluanindonesia.id-Sorotan publik di media sosial tertuju pada peristiwa tragis yang menimpa seorang perempuan berinisial RH (25) yang dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di kawasan Pantai Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara.

 

Korban diketahui merupakan mahasiswi Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Ia kehilangan nyawa setelah diduga terseret ombak saat berada di perairan pantai tersebut. Insiden nahas itu pun menjadi perhatian luas dan memicu belasungkawa dari warganet.

 

Dalam insiden ini, korban sempat ditolong wisatawan warga negara asing (WNA) asal Jerman, namun nyawanya tidak tertolong.

 

Komandan Pos SAR Kwandang Gorontalo Utara, Alan Hasania mengungkapkan awal mula insiden itu terjadi pada tepian pantai di Gorontalo itu pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 06.30 WITA.

 

“Kejadiannya di pantai Pulau Bogisa Gorontalo Utara. Korban perempuan meninggal dunia,” kata Alan dikutip dalam keterangannya, pada Selasa, 4 Agustus 2026.

 

5 Orang Sempat Terseret Ombak

 

SAR Kwanang Gorontalo Utara mengonfirmasi, dalam insiden itu, total ada 7 orang yang sempat bermain pada area tepi pantai untuk hiburan mandi-mandi.

 

5 orang di antaranya, termasuk korban, sempat kembali ke tepi pantai lalu terseret derasnya arus ombak di Pantai Pulau Bogisa, Gorontalo tersebut.

 

“Jadi mereka ada 7 orang mandi di pantai lalu mereka kembali ke daratan untuk sarapan makan, kemudian 5 orang mandi lagi dan terseret arus ombak lalu tenggelam,” ungkap Alan.

 

Alan menuturkan, korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dari wisatawan asal Jerman dengan melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP).

 

Sempat Ditolong WN Jerman di Lokasi

 

Meski telah mendapatkan pertolongan pertama, kondisi korban yang tak sadarkan diri, tidak juga menunjukkan respons.

 

“Saat bersamaan perahu taksi melintas dan segera membantu evakuasi kelima orang ini sampai ke darat namun korban dalam kondisi tidak sadarkan diri,” beber Alan.

 

“Sampai di darat di sana ada dua wisatawan Jerman, kemudian korban diberikan pertolongan pertama oleh kedua wisatawan ini,” tambahnya.

 

Korban Dinyatakan Meninggal Dunia

 

Di saat yang bersamaan, petugas pantai di lokasi kejadian menghubungi tim SAR untuk proses evakuasi lebih lanjut.

 

Tim SAR gabungan yang menerima informasi kemudian turun ke lokasi kejadian.

 

Alan menyebut, korban lalu dievakuasi dari pantai kemudian dibawa ke rumah sakit.

 

“Setelah dilakukan pemeriksaan korban dinyatakan meninggal dunia dan korban sudah diserahkan ke keluarganya di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara,” tandasnya.***

Red (Indra)

Sumber:Journalnusantara.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x