Haluanindonesia.id – Dalam dunia pendidikan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah kegiatan pertama masuk sekolah untuk mengenalkan program, sarana prasarana, cara belajar, dan pembinaan kultur sekolah bagi siswa baru.
Kegiatan ini bertujuan membantu siswa beradaptasi dan menumbuhkan motivasi belajar, serta menggantikan istilah Masa Orientasi Siswa (MOS).
Pada umumnya MPLS untuk tingkat SD berlangsung selama 1-2 minggu pertama tahun ajaran baru.
Hal tersebut berfokus pada pendekatan ramah anak, seperti pengenalan fasilitas sekolah, ice-breaking, edukasi anti-perundungan, dan permainan edukatif.
MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 yang dilaksanakan selama lima hari oleh SD Negeri Kidang Kencana kini secara resmi di tutup pada Selasa 21/7/2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, serta orang tua murid.
Dalam sambutan Kepala SD Negeri Kidang Kencana A Saepudin S.Pd. M.M. menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mendampingi dan mengantarkan anak-anak selama pelaksanaan MPLS.
Menurutnya, dukungan orang tua menjadi bagian penting dalam membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
“MPLS memang telah resmi ditutup, namun masih terdapat sejumlah kegiatan lanjutan yang akan diikuti oleh para siswa pada hari yang sama. Penutupan dilakukan pada pagi hari di lapangan agar seluruh peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman,” ujarnya.
Selama lima hari pelaksanaan MPLS, para siswa baru diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya sekolah, serta dibimbing oleh wali kelas dan panitia agar mampu beradaptasi dengan suasana belajar di SD Negeri Kidang Kencana. Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan penghargaan kepada sejumlah peserta didik yang menunjukkan kedisiplinan, kerajinan, sikap ramah, dan semangat selama mengikuti MPLS.
A Saepudin juga menyampaikan bahwa setelah MPLS berakhir, para orang tua diharapkan tidak lagi mengantar anak hingga ke ruang kelas. Orang tua cukup mengantar sampai di gerbang sekolah sebagai bagian dari upaya melatih kemandirian peserta didik.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam menjaga kedisiplinan serta memberikan teladan kepada anak-anak, termasuk menghormati pelaksanaan upacara bendera dan mengenakan pakaian yang sopan ketika berada di lingkungan sekolah.
Usai seremoni penutupan, siswa kelas I mengikuti kegiatan tur lingkungan sekolah yang dipandu oleh kakak-kakak kelas. Kegiatan tersebut dirancang untuk mengenalkan ruang-ruang belajar dan fasilitas sekolah melalui permainan edukatif.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pentas seni, penampilan ekstrakurikuler yang diikuti siswa kelas II hingga kelas VI sebagai bagian dari kegiatan sekolah.
Mengakhiri sambutannya, A Saepudin menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia MPLS, para guru, serta orang tua murid yang telah bekerja sama menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Ia berharap semangat yang telah dibangun selama MPLS dapat menjadi bekal bagi peserta didik baru dalam mengikuti proses belajar mengajar.
“Kami berharap anak-anak tetap semangat mengikuti berbagai kegiatan sekolah, termasuk rangkaian perlombaan dalam menyongsong Hari Ulang Tahun SD Negeri Kidang Kencana, sebelum nantinya memasuki proses pembelajaran secara penuh,” tutupnya.
Red: 001
Tinggalkan Balasan