
Gambar : TTI Desak Baitul Mal Aceh Bangun Dashboard Transparansi Penyaluran Dana Umat Haluanindonesia.id – Transparansi Tender Indonesia (TTI) mendesak Baitul Mal Aceh untuk membangun dashboard digital yang terbuka dan dapat diakses publik guna menampilkan seluruh informasi terkait pengelolaan zakat, infak, sedekah, wakaf, serta dana sosial lainnya.
Koordinator TTI, Nasruddin Bahar, menilai keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari akuntabilitas lembaga publik, sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas sumber penerimaan, alokasi anggaran, program yang dibiayai, hingga penerima manfaat.
“Dashboard transparansi akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Baitul Mal Aceh.
Pengelolaan dana umat harus dilakukan secara profesional, terbuka, dan dapat dipantau oleh publik,” ujar Nasruddin Bahar kepada korankita.com, Rabu (5/08/2026)
TTI mengusulkan agar dashboard tersebut minimal memuat:
Data penerimaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara berkala.
Rincian penyaluran berdasarkan program, kabupaten/kota, dan kategori penerima manfaat.
Daftar kegiatan beserta nilai anggaran yang telah direalisasikan.
Informasi pengadaan barang dan jasa yang dibiayai dari dana pengelolaan.
Laporan realisasi anggaran yang diperbarui secara berkala.
Statistik dan visualisasi data yang mudah dipahami masyarakat.
Menurut TTI, penerapan dashboard transparansi akan memperkuat prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola Baitul Mal Aceh yang modern dan terpercaya.
TTI berharap Baitul Mal Aceh dapat segera merealisasikan sistem tersebut sebagai bagian dari komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan setiap dana umat dikelola secara efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sumber : Journalnusantara.com
Red : Mulyana

Tidak ada komentar