x

Truk Tangki Pengangkut BBM Meledak Hebat, Pos Polisi Ikut Terbakar

waktu baca 2 menit
Minggu, 2 Nov 2025 02:10 965 Deni Wijaya

Haluanindonesia.id, CIANJUR – Insiden kecelakaan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, berubah mencekam setelah truk tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) terguling dan meledak pada, Sabtu (1/11/2025).

Dalam waktu hitungan menit bunyi dentuman keras dan disertai kobaran api besar menjilat langit, melahap truk beserta pos polisi di dekat lokasi kejadian.

Saksi mata menyebut, api berkobar begitu cepat setelah truk terguling. Suara ledakan terdengar keras, diikuti kepulan asap tebal yang menutupi pandangan warga sekitar. Beberapa kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi pun ikut terbakar.

Petugas pemadam dari Dinas Satpol PP dan Damkar Cianjur bersama satu unit Water Cannon milik Polres Cianjur diterjunkan ke lokasi.

Upaya pemadaman berlangsung dramatis karena tumpahan BBM membuat api sulit didekati, setiap langkah petugas dibayangi risiko ledakan susulan.

“Petugas kami turunkan dari sejumlah markas untuk mempercepat proses pemadaman,” ujar Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Cianjur, Budianto, di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, api masih tampak menyala meski mulai dapat dikendalikan. Bau menyengat bahan bakar masih tercium kuat di sepanjang jalan, sementara area sekitar dipasangi garis polisi.

Dari keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ika Cakra, truk tangki tersebut melaju dari arah Bandung menuju Sukabumi sebelum oleng dan menabrak tiang listrik.

“Setelah truk terguling, muncul percikan dari bagian belakang yang diduga memicu kebakaran. Api cepat menyambar BBM yang mengalir dan membakar pos polisi serta kendaraan di dekatnya,” ungkapnya.

Pihak kepolisian dan Damkar masih melakukan pendinginan di lokasi serta memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran ulang.

Terkait kemungkinan adanya korban jiwa atau luka-luka, Budianto menyebut masih menunggu hasil penilaian petugas setelah api benar-benar padam.

“Untuk korban belum diketahui, kami masih menunggu hasil assessment di lapangan,” tandasnya. (AP)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
Enable Notifications OK No thanks