
Haluanindonesia.id – Karang Taruna Kabupaten Cianjur memperingati Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) ke-66 dengan menggelar berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Generasi Muda Kabupaten Cianjur, Sabtu 3 Oktober 2026 menjadi momentum memperkuat peran pemuda dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Mengusung semangat kebersamaan dan pengabdian sosial, rangkaian BBKT ke-66 diisi dengan sejumlah kegiatan, di antaranya cek kesehatan gratis, pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), santunan anak yatim, serta berbagai bentuk pemberdayaan masyarakat lainnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang interaksi bagi anggota Karang Taruna dari berbagai wilayah di Kabupaten Cianjur. Sejumlah kegiatan interaktif digelar untuk memperkuat komunikasi, solidaritas, dan kebersamaan antarkader Karang Taruna.
Kehadiran berbagai unsur Karang Taruna dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan itu tidak hanya berperan sebagai wadah aktivitas sosial, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan pengembangan generasi muda.
Bupati Cianjur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan positif yang dilakukan Karang Taruna. Pemerintah Kabupaten Cianjur, kata dia, akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Cianjur akan terus memberikan dukungan untuk setiap kegiatan positif Karang Taruna Kabupaten Cianjur. Harapannya, organisasi ini bisa menjadi wadah yang positif dan menjadi ruang pengembangan generasi muda, khususnya di Kabupaten Cianjur,” ujar Bupati Cianjur.
Bupati menambahkan, pemerintah daerah terbuka untuk terus mendorong berbagai inisiatif positif yang lahir dari Karang Taruna.
“Tentunya Pemkab Cianjur akan terus memberikan dukungan pada setiap kegiatan positif yang dilakukan Karang Taruna,” tambahnya.
Dukungan tersebut dinilai penting mengingat Karang Taruna memiliki jaringan hingga tingkat desa dan berhadapan langsung dengan dinamika masyarakat. Posisi tersebut membuat Karang Taruna memiliki ruang yang cukup besar untuk mengembangkan berbagai program sosial, ekonomi, dan kepemudaan.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Cianjur, H. Delly Setia Permana, S.H., mengatakan BBKT ke-66 tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, salah satu bentuk pemberdayaan yang dilakukan dalam kegiatan tersebut adalah dengan membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka.
“Dalam kegiatan BBKT ini kami juga membuka stand bagi para pelaku UMKM. Kami ingin kegiatan Karang Taruna tidak hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkembang, khususnya pelaku usaha,” kata Delly.
Selain memberikan ruang bagi pelaku UMKM, Karang Taruna juga memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Delly mengatakan, dalam rangkaian kegiatan tersebut pihaknya turut memberikan santunan kepada anak yatim serta makanan bagi masyarakat lanjut usia
“Kami juga memberikan santunan kepada anak yatim dan makanan bagi masyarakat lanjut usia. Ini menjadi bagian dari komitmen Karang Taruna untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Delly, semangat pengabdian tersebut sejalan dengan karakter dasar Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
Ia berharap momentum BBKT ke-66 dapat menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Karang Taruna di Kabupaten Cianjur untuk semakin aktif membangun kolaborasi, memperkuat solidaritas, dan menciptakan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Karang Taruna harus terus bergerak dan hadir di tengah masyarakat. Kita ingin setiap kegiatan yang dilakukan memiliki manfaat, baik dalam bidang sosial, pemberdayaan ekonomi maupun pengembangan generasi muda,” katanya.
Peringatan BBKT ke-66 sekaligus menjadi ruang konsolidasi bagi anggota Karang Taruna se-Kabupaten Cianjur. Melalui kegiatan interaktif yang digelar, para anggota dapat membangun komunikasi, bertukar pengalaman, serta memperkuat jejaring antarwilayah.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, Karang Taruna Kabupaten Cianjur diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai wadah pengembangan generasi muda sekaligus mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan sosial yang berkelanjutan.
BBKT ke-66 pun tidak berhenti pada seremoni peringatan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa ketika pemuda bergerak, berkolaborasi, dan hadir di tengah masyarakat, pengabdian dapat menjadi kekuatan penting dalam membangun Cianjur.
Tinggalkan Balasan