
Haluanindonesia.id, CIANJUR – Intensitas curah hujan yang ekstrim di sertai angin terus mengguyur di wilayah yang ada di Kabupaten Cianjur. Hal tersebut mengakibatkan terjadi nya longsor pada pukul 16:00 Wib di Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, pada Senin (10/11/2025.
Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Herman mengatakan longsoran tanah terjadi di belakang area pemukiman warga yang berada tepat di bawah tebing. Material tanah menimpa satu rumah hingga ambruk, sementara tujuh rumah lainnya kini dalam kondisi terancam longsor susulan karena munculnya retakan di bagian atas tebing.
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam. Melaporkan dari lokasi kejadian longsor di wilayah Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang. Telah terjadi longsor tadi pada jam 16.00 pada saat hujan deras yang terjadi mulai jam 14.00 sampai jam 17.30. Dari hujan tersebut berdampak tanah longsor yang berada di belakang perumahan warga. Karena pemukiman warga itu berada di bawah tebing, tebing itu longsor menimpa satu rumah ambruk. Warganya sudah mengungsi. Ada beberapa rumah, sejumlah tujuh rumah terancam karena di atasnya sudah terjadi retakan,” ujar petugas BPBD Kabupaten Cianjur melalui laporan malam hari dari lokasi kejadian.
Petugas juga menambahkan, hingga malam hari kondisi cuaca di sekitar lokasi masih grimis. Warga terdampak dan yang rumahnya terancam telah mengungsi ke rumah tetangga terdekat, dan seluruh warga dalam keadaan aman terkendali.
“Kami petugas dari BPBD, Tagana, Retana, bersama jajaran aparat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Cugenang bergerak untuk menangani dan memastikan kondisi di lokasi kejadian,” lanjut laporan tersebut.
Saat ini tim gabungan masih berada di lokasi untuk memantau kondisi tebing dan mengantisipasi longsor susulan.
BPBD mengimbau masyarakat di wilayah perbukitan dan lereng agar tetap waspada di tengah intensitas hujan tinggi yang masih berpotensi terjadi.***

Tidak ada komentar