
Muara Enim, haluanindonesia.id – Diduga air limbah yang di sebabkan oleh aktifitas PT.Pertamina Geotermal Energi
( PGE) Merusak lahan perkebunan milik warga Penindaian Kecamatan Semende Darat Laut lebih kurang Dua hektar .
Pemilik Lahan kebon “Yumandar ” saat di
temui oleh Awak media 04/05/2024 menjelaskan dirinya merasa sangat kecewa karena kebon milik nya Rusak parah semua tanaman mati dan tidak bisa di Garap lagi padahal itu adalah sumber dari kehidupan kami sekeluarga besar
ia juga mengaku kalau hal ini suda di sampai kan kepada PT.Pertamina Giotermal Energi Lumut Balai
namun perusahaan terkesan mengabaikan nya dan seolah -menutup mata,padahal musibah yang di sebabkan oleh aktifitas PT.Giotermal Lumut Balai
Karna saya kurang paham dalam penyampaian maka saya memutuskan untuk mengurus dan memberikan kuasa pada (Sapri) permasalahan ini
akan tetapi saat di konfermasi oleh Awak media” Sapri ” membenarkan kalau saya di beri kuasa untuk mengurus permasalahan ini akan tetapi masih masih saja menemui jalan buntu
Humas PT.Pertamina Geotermal Energi Lumut Balai sudah sering kami sampaikan dan di hubungi melalui waatsaap bukan mendapat kan jawaban bahkan no waatsaap saya di Blokir pihak perusahaan jelas nya
Kemana lagi kami mengadu ,kalu semua tutup mata kami hanya rakyat kecil dengan sumber kehidupan hanya dengan berkebon kopi tapi saat kebon kopi kami hancur se hancur hancurnya
Kmi hanya meminta keadilan kepada Bapak preseden kementrian dan ke pemerintahan jelas Sapri dengan penuh kecewa.
(Arif/Red)

Tidak ada komentar