
Foto : Viral seorang penumpang Transjakarta diturunkan paksa di halte. (Instagram/infojkt24jam) Haluanindonesia.id – Sebuah video seorang penumpang diturunkan paksa dari bus Transjakarta tengah viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, penumpang tersebut diturunkan oleh petugas di Halte Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Senin, 3 Agustus 2026.
Narasi yang beredar di media sosial, penumpang tersebut diduga memiliki bau badan menyengat hingga terpaksa harus diturunkan.
Kronologi Video Viral Penumpang Diminta Turun oleh Petugas
Video penumpang diminta turun oleh petugas viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @jktinfo24jam pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Tampak dalam video, seorang petugas sedang membujuk penumpang yang duduk di kursi belakang Transjakarta agar mau turun.
“Bapak turun dulu, Pak. Turun dulu yuk, nanti ada komplain dari yang lain. Mohon maaf ya, Pak,” ucap petugas perempuan dalam video tersebut.
Petugas juga terdengar menawarkan diri untuk membantu membawakan barang bawaan penumpang tersebut saat akan turun.
“Ini biar saya bawain sebentar, ya,” imbuhnya.
PT Transjakarta Buka Suara
Usai video tersebut viral di jagat maya, pihak PT Transjakarta pun telah buka suara.
Pihaknya menyatakan bahwa sebelumnya petugas menerima laporan dari penumpang lain dan melakukan tindakan seperti yang beredar di media sosial.
Pihak Transjakarta juga meminta maaf dan akan menjadikannya sebagai evaluasi.
“Menanggapi video yang beredar di media sosial, kami memohon maaf yang setulus-tulusnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan,” ucap Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa, 4 Agustus 2026.
“Petugas kami bergerak di lapangan berdasarkan laporan pelanggan lain di lokasi, karena bau yang sangat menyengat. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kami,” lanjutnya.
Adapun mengenai penumpang terkait, Ayu mengungkapkan bahwa menurut informasi yang didapat, penumpang tersebut adalah tunawisma.
Setelah diturunkan dari Transjakarta, kata Ayu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial tentang keberadaan penumpang tersebut agar mendapatkan penanganan dan bantuan yang tepat.
Ia mengatakan kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi mendalam dan memastikan Transjakarta berkomitmen untuk terus memperbaiki SOP serta melatih sensitivitas petugas agar pelayanan tidak hanya menjaga kenyamanan publik, tetapi juga selalu mengedepankan rasa kemanusiaan.
Sumber : Journalnusantara.com
Red : Mulyana

Tidak ada komentar