Perkuat Pendidikan Karakter, MI Muhammadiyah Plus Leksono Launching Sekolah Bernuansa Pesantren

Deni Wijaya
2 minggu lalu
Lihat Semua
Disalin

Haluanindonesia.id- Upaya mencetak generasi berkarakter dan berprestasi terus dilakukan MI Muhammadiyah Plus Leksono. Salah satunya melalui peluncuran program Sekolah Bernuansa Pesantren.

Program tersebut menggabungkan pendidikan akademik dengan pembentukan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Para peserta didik tidak hanya diarahkan untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga dibekali pemahaman Al-Qur’an, pembiasaan ibadah, adab, serta budaya positif ala pesantren.

Untuk memperkuat identitas program, madrasah juga meluncurkan slogan “Ngaji Ceria, Prestasi Juara, Santri Mendunia.” Slogan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk mewujudkan pendidikan yang unggul secara akademik sekaligus kuat dalam nilai keislaman.

Tiga Pilar Pendidikan

Slogan tersebut merepresentasikan tiga arah utama pendidikan yang dikembangkan MI Muhammadiyah Plus Leksono.

Pertama, “Ngaji Ceria”. Pilar ini menggambarkan upaya menciptakan suasana pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu agama yang menyenangkan, religius, serta inspiratif. Melalui pendekatan tersebut, peserta didik diharapkan tumbuh dengan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan ajaran Islam.

Kedua, “Prestasi Juara”. Pilar ini menjadi dorongan bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dan kemampuan terbaiknya, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.

Ketiga, “Santri Mendunia”. Pilar ini diarahkan untuk membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia, wawasan luas, kemampuan beradaptasi, serta daya saing sehingga mampu berkiprah di tengah perkembangan dunia yang semakin dinamis.

Melalui konsep Sekolah Bernuansa Pesantren, peserta didik tidak hanya memperoleh pembelajaran reguler di ruang kelas. Mereka juga mendapatkan penguatan melalui pembiasaan ibadah harian, pendalaman ilmu keagamaan, penanaman adab, serta pembentukan karakter secara menyeluruh.

Sinergi Persyarikatan, Pemerintah dan Masyarakat

Peresmian program ditandai dengan pemotongan pita banner peluncuran dan pelepasan balon udara sebagai simbol dimulainya pengembangan program pendidikan bernuansa pesantren di MI Muhammadiyah Plus Leksono.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari jajaran pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga lembaga pendidikan mitra.

Di antaranya Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo, Majelis Dikdasmen PDM Wonosobo, Lurah Leksono, Pengawas MI, PCM Leksono, PCA Leksono, PCNA Leksono, PCPM Leksono, serta Komite MI Muhammadiyah Plus Leksono.

Hadir pula kepala dan perwakilan lembaga pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah, yakni SMP Muhammadiyah 3 Leksono, MIM Besani, TK ABA Leksono, serta KB Marhamah Leksono.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya dukungan dan sinergi lintas lembaga dalam memperkuat pendidikan generasi muda.

Kolaborasi antara madrasah, Persyarikatan Muhammadiyah, pemerintah, orang tua, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong MI Muhammadiyah Plus Leksono menjadi lembaga pendidikan dasar yang adaptif terhadap perkembangan zaman, unggul dalam prestasi, serta kuat dalam nilai-nilai keislaman.

Melalui semangat “Ngaji Ceria, Prestasi Juara, Santri Mendunia”, MI Muhammadiyah Plus Leksono menegaskan komitmennya membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, berakhlak, dan memiliki kesiapan untuk berkiprah pada tingkat yang lebih luas.

 

Red (Indra)
Sumber:Journalnusantara.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xOneNews premium broadcast banner
xOneNews premium broadcast banner
xOneNews premium broadcast banner