x

Kronologi Penumpang Diturunkan dari Transjakarta Lantaran Bau Menyengat, Bikin Heboh Netizen

waktu baca 3 menit
Rabu, 5 Agu 2026 08:48 10 Deni Wijaya

 

Media sosial dihebohkan oleh rekaman video yang memperlihatkan detik-detik seorang penumpang pria diminta meninggalkan armada bus Transjakarta secara paksa oleh petugas operasional lapangan. Peristiwa ini terjadi di kampung Melayu, Jakarta Timur.

(HaluanIndonesia.id) — Media sosial dihebohkan oleh rekaman video yang memperlihatkan detik-detik seorang penumpang pria diminta meninggalkan armada bus Transjakarta secara paksa oleh petugas operasional lapangan.

Peristiwa yang menyita perhatian publik tersebut terjadi di kawasan Halte Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Senin (3/8).

Video tersebut mendadak tular di berbagai platform digital setelah muncul dugaan bahwa pria itu diturunkan akibat aroma tubuh yang dinilai mengganggu kenyamanan. Menanggapi gelombang sorotan masyarakat, manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengonfirmasi bahwa tindakan petugas di lapangan bermula dari masuknya keluhan serta aduan langsung dari sejumlah pelanggan lain di dalam bus.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, sosok penumpang yang sempat memicu perdebatan warganet tersebut teridentifikasi sebagai seorang tunawisma. Pihak pengelola moda transportasi terpadu Jakarta ini mengklaim langsung bergerak cepat menghubungkan pria tersebut kepada instansi terkait guna memastikan ia memperoleh pendampingan sosial yang memadai.

Kronologi Kejadian di Lapangan

Potongan rekaman yang memperlihatkan momen penanganan penumpang tersebut diunggah oleh salah satu akun media sosial, @jktinfo24jam, pada Selasa (4/8).

Dalam video tersebut, seorang petugas wanita terlihat berupaya secara persuasif membujuk seorang pria yang duduk di area kursi bagian belakang agar bersedia melangkah keluar dari armada.

“Bapak turun dulu, Pak. Turun dulu yuk, nanti ada komplain dari yang lain. Mohon maaf ya, Pak,” ujar petugas perempuan tersebut mencoba memberikan pemahaman.

Demi melancarkan proses evakuasi penumpang dan menjaga situasi tetap kondusif, petugas tersebut bahkan menawarkan bantuan untuk membawakan barang bawaan milik pria tersebut.

“Ini biar saya bawain sebentar, ya,” lanjutnya dalam rekaman yang sama

Klarifikasi Resmi Manajemen Transjakarta

Merespons polemik yang berkembang pesat di ruang publik, PT Transjakarta menyampaikan permohonan maaf terbuka atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pengguna jasanya.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa respons cepat personel di lokasi merupakan tindak lanjut atas laporan langsung dari penumpang di dalam bus yang merasa terganggu oleh aroma menyengat.

“Menanggapi video yang beredar di media sosial, kami memohon maaf yang setulus-tulusnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan,” kata Ayu dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (4/8).

“Petugas kami bergerak di lapangan berdasarkan laporan pelanggan lain di lokasi, karena bau yang sangat menyengat. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kami,” tambahnya.

Koordinasi dengan Dinas Sosial dan Evaluasi SOP

Mengenai kondisi penumpang yang bersangkutan, Ayu membenarkan informasi bahwa pria tersebut merupakan warga tanpa tempat tinggal tetap atau tunawisma.

Pasca-kejadian di Halte Kampung Melayu, pihak Transjakarta mengklaim telah berkoordinasi secara aktif dengan Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta agar pria tersebut mendapatkan penanganan serta bantuan humanis yang tepat.

Ayu menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi momentum penting bagi internal Transjakarta untuk membenahi standar operasional prosedur (SOP) pelayanan di lapangan.

“Kejadian ini menjadi bahan evaluasi mendalam dan kami berkomitmen untuk terus memperbaiki SOP serta melatih sensitivitas petugas agar pelayanan tidak hanya menjaga kenyamanan publik, tetapi juga selalu mengedepankan rasa kemanusiaan,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x