
Foto : Menyoroti fakta terkini ihwal kebakaran hutan yang terjadi di kawasan TNBTS Gunung Bromo, Jawa Timur. (Instagram.com/@hamdaaa14_) Haluanindonesia.id – Beredar video di media sosial, yang memperlihatkan insiden kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) wilayah Gunung Bromo, Jawa Timur.
Hingga Kamis, 6 Agustus 2026, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 70 hektare, dan titik api dilaporkan terus meluas ke wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengungkapkan, luasan itu merupakan perkiraan sementara berdasarkan pemantauan hingga Rabu, 5 Agustus 2026 malam.
Sadano menyebut, setidaknya terdapat 50 hektare kawasan hutan yang hangus dalam insiden kebakaran di kawasan Gunung Bromo tersebut.
“Berdasarkan pengamatan tadi sekitar 50 hektare yang terbakar,” kata Sadono dalam keterangannya di Malang, pada Kamis, 6 Agustus 2026.
“Nanti biasanya dari TNBTS akan ditinjau menggunakan drone untuk menghitung luasan kebakaran,” sambungnya.
Rambatan Api Lewati Tugu Malang-Lumajang
Sadono menerangkan, vegetasi yang terbakar meliputi cemara gunung, mentigen, akasia, dan semak belukar.
Dalam insiden ini, api telah melewati tugu perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.
BPBD Kabupaten Malang melaporkan, rambatan api kini mencapai sekitar 1,5 kilometer dari tugu perbatasan ke arah Kabupaten Malang.
“Rambatan api mengarah ke Kabupaten Malang sejauh 1,5 kilometer dari tugu perbatasan,” terang Sadono.
Menurut Sadono, arah angin menjadi salah satu faktor yang berpotensi membuat kebakaran semakin meluas.
Hingga saat ini, Sadano menjelaskan, arah angin berembus ke arah barat dengan kecepatan sedang.
Medan Tergolong Sulit Dijangkau
Dalam proses evakuasi kebakaran, petugas tim SAR gabungan masih terkendala medan yang tergolong sulit dijangkau.
“Titik api berada di kawasan hutan yang ada di lereng, sehingga sulit dijangkau oleh petugas,” ungkap Sadono.
Terkait upaya pencegahan agar api tidak meluas, petugas membuat sekat bakar dan menyemprotkan air ke area yang belum terbakar.
Jalur Malang-Lumajang Ditutup
Di samping itu, insiden kebakaran hutan di kawasan TNBTS berdampak terhadap aktivitas wisata Gunung Bromo.
Akses menuju kawasan wisata Bromo melalui pintu masuk Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang ditutup sementara.
Petugas menghimbau, wisatawan dapat menggunakan 3 titik yang masih dibuka, yakni melalui pintu masuk Cemoro Lawang, Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri, Kabupaten Pasuruan.
Sumber : Journalnusantara.com
Red : Mulyana

Tidak ada komentar