Dua Hari Tak Masuk Kerja, Pria di Banyuputih Batang Ditemukan Tewas Tergantung di dalam Rumah

Deni Wijaya
1 minggu lalu
Lihat Semua
Disalin

Haluanindonesia.id -Seorang pria di Desa Luwung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Rabu (19/8/2026) pagi.

Korban ditemukan setelah dua hari tidak masuk kerja. Kondisi tersebut membuat salah seorang rekan kerjanya khawatir dan memutuskan mendatangi rumah korban untuk memastikan keadaannya.

Rekan kerja korban tiba di rumah sekitar pukul 07.45 WIB. Namun, setelah beberapa kali memanggil dan mengetuk pintu, tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Merasa curiga telah terjadi sesuatu, saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pengecekan ke dalam rumah.

Saat berhasil masuk, warga menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Limpung untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono membenarkan adanya penemuan orang meninggal dunia tersebut.

“Rekan kerja korban datang ke rumah karena korban sudah sekitar dua hari tidak masuk bekerja. Setelah dipanggil dan pintu diketuk beberapa kali tidak ada respons, kemudian saksi meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pengecekan,” kata Kombes Pol Warsono.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Limpung bersama Tim Inafis Polresta Batang mendatangi lokasi kejadian.

Petugas kemudian melakukan sejumlah langkah kepolisian, mulai dari mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, hingga meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Tim medis dari Puskesmas Banyuputih juga diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah.

Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan tindak pidana.

Kombes Pol Warsono mengatakan, kepolisian tetap melakukan pemeriksaan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Petugas telah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, pengamanan barang bukti hingga meminta pemeriksaan medis. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi kekerasan yang mengarah pada keterlibatan pihak lain,” ujarnya.

Setelah proses olah TKP dan pemeriksaan medis selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai ketentuan dan tata cara yang berlaku.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan foto maupun video korban melalui media sosial. Langkah tersebut dilakukan untuk menghormati privasi korban dan keluarga yang tengah menghadapi musibah.

“Kami mengajak masyarakat untuk menghormati privasi dan kondisi keluarga yang ditinggalkan. Hindari menyebarluaskan dokumentasi korban maupun informasi yang belum terverifikasi,” tegas Warsono.*

Red (Indra)
Sumber:Journalnusantara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xOneNews premium broadcast banner
xOneNews premium broadcast banner
xOneNews premium broadcast banner