Viral! Dua Pendaki Terciduk Mandi di Sungai Qolbu Gunung Argopuro, Diduga Pakai Sabun dan Tak Terima saat Ditegur

Deni Wijaya
5 hari lalu
Lihat Semua
Disalin

Haluanindonesia.id – Sebuah video tentang kelakuan tak terpuji oknum pendaki gunung tengah viral di media sosial.

Dua orang pendaki tertangkap kamera diduga sedang mandi di aliran mata air Sungai Qolbu di Gunung Argopuro, Jawa Timur.

Video tersebut memantik kemarahan warganet karena sudah ada aturan tegas bahwa tidak boleh mandi, cuci, dan kakus di mata air tersebut.

Pendaki Diduga Mandi dan Menggunakan Sabun

Dalam video yang pertama kali diunggah oleh akun Threads @maharga_lih itu, kedua pendaki juga diduga menggunakan sabun mandi.

Menurut pengunggah video, peristiwa tersebut terjadi pada 15 Agustus 2026.

“Tolong viralkan video ini. Tanggal 15 Agustus 2026 kemarin, kami mendaki Gunung Argopuro. Setibanya di mata air Qolbu, dekat Sabana Cikasur, ada dua pemuda dengan asyiknya loncat ke aliran dekat dari mata air Qolbu,” tulisnya pengunggah video dalam utasnya, dikutip pada Kamis, 20 Agustus 2026.

“Dan yang lebih parah lagi, mereka pakai sabun. Pakai sabun loh,” lanjutnya.

Kemarahan warganet pada unggahan viral yang sudah mendapat lebih dari 8.500 likes itu karena ada burung merak yang sedang minum.

“Kalau mandi enggak usah pakai sabun, basahi badan aja,” kata perekam video.

“Kami udah ingatkan untuk naik dan jangan mandi di sana karena memang udah ada tulisannya, nggak boleh mandi. Apalagi ini mandi pakai sabun,” imbuhnya.

Disebut Tak Terima saat Ditegur

Lebih lanjut, unggahan tersebut juga dinarasikan bahwa kedua pendaki tidak mendengarkan teguran dari pendaki lain.

“Mereka makin nyolot, enggak ada merasa bersalah sama sekali. Pokoknya mereka harus di-blacklist dari Gunung Argopuro atau kalau perlu semua gunung,” tulis pemilik akun.

“Mereka secara sadar merusak kawasan habitat Argopuro yang notabenenya adalah cagar alam margasatwa,” lanjutnya.

Dalam video itu juga terdengar jawaban dari kedua pendaki yang mandi tersebut, mengungkapkan bahwa akan ‘menyelesaikan’ permasalahan mereka saat selesai mandi.

“Nanti kita ketemu aja lah di atas, ini juga bukan sotoy-sotoy kita,” ucap salah satu pendaki yang berada di sungai.

Sudah Terpasang Larangan Mandi

Larangan untuk beraktivitas yang berpotensi mencemari sungai juga telah terpasang.

“Padahal tulisan larangan mandi sudah ada sebesar ini,” lanjut pemilik video.

Adapun dalam video tersebut juga ditunjukkan papan larangan untuk mandi yang masih terpasang dan tertulis dengan jelas.

“Dilarang mandi, cuci, kakus, di mata air,” tulis pesan peringatan pada papan.

Tuai Kecaman Warganet

Utas viral tersebut kemudian ramai dengan kecaman warganet kepada kedua pendaki karena dianggap telah melanggar aturan dan merusak lingkungan.

Beberapa komentar seperti, “Kalau ada bukti video begini lapor aja ke orang balai di pos keluar Bremi, biar sekalian di-blacklist, biar ada efek jera gak seenaknya di gunung. Orang-orang begitu kalau diomongin sama kita kadang lebih nyolot,” tulis akun @anc****h

“Sudah ada imbauan padahal, itu mereka berdua nggak bisa baca kah?” tulis akun @det*****k

“Udah ada larangannya, jelas melanggar aturan tertulisnya,” tulis akun @dja*****n

“Laporin dan blacklist aja mereka,” tulis akun @ada****e

 

 

Sumber : Journalnusantara.com

Red : Mulyana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xOneNews premium broadcast banner
xOneNews premium broadcast banner
xOneNews premium broadcast banner