Haluanindonesia.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kab. Cianjur kini tengah mengalami peningkatan tensi politik.
Pasalnya, diperkirakan antara bulan Agustus dan September tahun ini akan dilangsungkan hajat politik internal yakni Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar.
Musda sendiri merupakan forum tertinggi dalam pengambilan keputusan terkait arah gerak masa depan partai tersebut.
Diketahui sebelumnya, Partai Golkar Cianjur selalu identik dengan trah keluarga besar Politisi Gaek Almarhum Syahrudin MT yang merupakan ayah kandung dari Almarhum Ade Barkah Surachman.
Dua sosok ini diakui oleh para politisi Cianjur sebagai sosok yang berhasil menakhodai Partai Golkar hingga mencapai kejayaannya, memperoleh 17 kursi di Parlemen pada tahun 2004 silam, saat Ade Barkah atau Kang AB menjabat sebagai Ketua.
Namun, fakta politik baru kini muncul. Menjelang Musda Golkar saat ini, mencuat sosok kader Golkar militan yang diprediksi akan turut meramaikan bursa kontestasi Musda Golkar Cianjur, siapa lagi kalau bukan Ir. Hj. Metty Triantika, M.T. yang juga Ketua DPRD Cianjur Periode 2024-2029.
Metty merupakan sosok perempuan pertama di Cianjur yang menduduki jabatan Ketua DPRD sepanjang perjalanan sejarah Kota Santri.
Pencapaian Metty sampai di titik Ketua DPRD Cianjur kini, cukup menjadikan alasan bagi siapapun yang akan “melawannya” untuk bekerja lebih serius dan fokus, tak terkecuali sosok Isfan Taufik Munggaran sekalipun.
Diketahui, Isfan Taufik Munggaran yang merupakan anak kandung dari Ade Barkah Surahman, sekaligus anggota DPR-RI Komisi XIII Dapil Cianjr dan Kota Bogor, digadang-gadang sebagai salahsatu kandidat kuat untuk dapat menduduki jabatan Ketua DPD Golkar Cianjur berikutnya.
Ia diprediksi berpeluang menggantikan TB Mulyana yang sudah menduduki jabatan Ketua Golkar Cianjur selama dua periode.
Keluarga besar Pacet (Syahrudin MT) meski memiliki saham politik yang cukup di DPD Golkar Cianjur, tidak berarti menjadi garansi lolosnya Isfan sebagai penerus “kepemimpin Pacet”.
“Hingga saat ini diperkirakan ada dua kandidat kuat yang akan bertarung di Musda Partai Golkar Cianjur, Metty dan Isfan. Keduanya mengklaim sudah memperoleh dukungan dari 20 Pengurus Kecamatan (PK) dari total 32 PK yang ada.” Tutur politisi senior Partai Golkar Cianjur yang enggan disebutkan namanya.
Ia pun menambahkan bahwa keduanya mengklaim mendapatkan restu dari DPD Tingkat 1 dan DPP PARTAI Golkar.
“Keduanya mengaku mempunyai kedekatan secara personal dengan para elit Golkar, sehingga merasa memiliki peluang besar untuk saling memenangkan dan juga saling menglahkan.” Pungkasnya dengan senyum getir gelisah menanti momentum Musda Golkar Cianjur.
Hal yang sama dikemukakan oleh Pengamat Sosial dan Politik Kab. Cianjur, Ridwan Mubarok saat ditemui di tempat kerjanya di sekitaran Jalan Raya Bandung.
Ia menyatakan bahwa Partai Golkar Cianjur saat ini bisa mencapai puncak kesuksesannya karena peran Keluarga Besar Pacet, dalam hal ini Ade Barkah Surachman.
“Ini fakta politik bahwa klan Pacet untuk membesarkan partai berlambang beringin ini tidak main-main dan jangan dipandang sebelah mata. Tangan dingin AB menjadikan Golkar Cianjur meraih 17 Kursi di Parlemen adalah hal yang prestisius dalam sejarah politik Cianjur.
Sekarang anaknya AB, Isfan akan melaju sebagai kompetitor Metty itu sah-sah saja, bahkan harus. Ini momentum pembuktian kepada publik Cianjur bahwa Kaderisasi politik dalam lingkar Klan Pacet tidak terputus.” Papar Kang RM yang juga Dosen UIN Bandung dengan nada serius.
RM menambahkan bahwa keduanya berpeluang menjadi Ketua DPD Golkar Cianjur, tentunya dengan dua motif yang berbeda. Metty sebagai sosok perempuan pertama yang menduduki jabatan Ketua DPRD Kab. Cianjur juga berpeluang untuk meraih Posisi Ketua Golkar Cianjur pertama mewakili kaum Hawa. Tentunya tagline politik Metty adalah Perubahan, karena ia di luar circle Klan Pacet.
Sedangkan Isfan lebih kepada motif semangat “keberlanjutan” versi Gen Z. Melanjutkan tradisi politik mapan yang diwariskan oleh kelurga besarnya pastinya.
“Sekaligus momentum pembuktian kualitas Isfan sebagai politisi muda nasional yang mewakili Cianjur-Kota Bogor. Lanjut ataukah surut Isfan dalam kontestasi Musda Golkar Cianjur, yang pasti ia memikul tanggungjawab politik yang teramat besar dari para konstituennya di daerah, bahwa kegelisahan masyarakat arus bawah harus tersampaikan di Senayan.” pungkas RM seraya tersenyum ramah.
Hingga Berita ini ditulis, pihak awak media terus berupaya mengkonfirmasi dua sosok politisi tersebut.
Red: 001
Tinggalkan Balasan