
Haluanindonesia.id – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat di wilayah Barat Selatan Aceh. RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, kini telah resmi membuka layanan pemasangan ring atau stent pada pembuluh darah koroner.
Layanan intervensi jantung tersebut diberikan melalui prosedur Percutaneous Coronary Intervention (PCI) dan kateterisasi jantung. Biaya tindakan dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan indikasi dan ketentuan medis yang berlaku.
Kehadiran fasilitas ini menjadi terobosan penting bagi pelayanan kesehatan jantung di kawasan Barat Selatan Aceh. RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan tercatat sebagai fasilitas kesehatan pertama dan satu-satunya di wilayah tersebut yang menyediakan layanan PCI dan kateterisasi jantung.
Dengan tersedianya layanan tersebut, masyarakat yang mengalami penyakit jantung koroner tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan tindakan medis. Sebelumnya, pasien dengan kondisi yang membutuhkan pemasangan stent harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah, termasuk ke Banda Aceh maupun Medan.
Hadirnya layanan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien penyakit jantung koroner sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan jantung yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.
Ditangani Tim Ahli & Didukung Ruang Perawatan Intensif
Layanan medis canggih ini ditangani langsung oleh dokter spesialis intervensi, dr. Emil Fathoni, Sp.JP (K) (Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Kardiologi Intervensi), bersama tim medis RSUD dr. H. Yuliddin Away.
Untuk menunjang pengobatan yang maksimal, layanan Cath Lab (Laboratorium Kateterisasi) ini juga didukung oleh keberadaan Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU), yaitu unit perawatan intensif khusus bagi pasien dengan gangguan jantung dan pembuluh darah.
Direktur RSUD dr. H. Yuliddin Away, dr. Erizaldi, M.Kes., Sp.OG., M.H.Kes., didampingi Wakil Direktur Pelayanan dr. Musaddid, M.K.M., menjelaskan bahwa tujuan utama dari hadirnya layanan ini adalah mempercepat penanganan kasus serangan jantung akut.
“Pada kasus serangan jantung, waktu sangat menentukan (golden period). Semakin cepat aliran darah koroner dipulihkan, semakin besar peluang untuk menyelamatkan otot jantung dan memberikan hasil pemulihan yang lebih baik bagi pasien,” ujar dr. Erizaldi kepada Mediahariankita.com, Jumat (14/8/2026).
Ia menambahkan, pihak rumah sakit bertekad membangun pelayanan jantung yang komprehensif dan berkesinambungan bagi masyarakat sekitar.
Rencana Pengembangan Jejaring Kesehatan
Ke depan, manajemen RSUD dr. H. Yuliddin Away menargetkan pembentukan jejaring kardiovaskular terintegrasi. Sistem ini nantinya akan menghubungkan Puskesmas, PSC, klinik swasta, hingga rumah sakit sekitar di wilayah Barat Selatan Aceh.
Melalui jejaring ini, proses deteksi dini, komunikasi, dan rujukan pasien kegawatdaruratan jantung diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, sehingga pasien bisa mendapatkan penanganan tepat waktu.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Sementara itu, Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan, MS., S.E., M.Si., menyambut hangat terobosan ini. Pihaknya menyebut layanan medis canggih tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan di regional selatan Aceh.
“Kehadiran layanan pemasangan ring jantung yang didukung ICVCU ini sangat bermanfaat. Selain memperpendek akses dan mempercepat penanganan, tindakan ini secara signifikan mengurangi beban rujukan pasien ke luar daerah,” ungkapnya.
Dengan beroperasinya fasilitas anyar ini, RSUD dr. H. Yuliddin Away semakin memperkokoh perannya sebagai rumah sakit rujukan regional utama di Barat Selatan Aceh, khususnya dalam penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Red (Indra)
Sumber:Journalnusantara.com
Tinggalkan Balasan