Deretan Prestasi dan Rekam Jejak Organisasi Shovi Akbar Maulana, Aktivis Pelajar Nahdlatul Ulama

Deni Wijaya
1 minggu lalu
Lihat Semua
Disalin

Haluanindonesia.id – Nama Shovi Akbar Maulana kini bukan sekadar nama seorang siswa MAN 1 Pasuruan yang berhasil lolos Parlemen Remaja DPR RI. Di balik keberhasilannya membawa nama Kabupaten Pasuruan ke panggung nasional, terdapat rekam jejak panjang yang dibangun melalui arena debat, organisasi pelajar, hingga kaderisasi Nahdlatul Ulama.

Shovi adalah gambaran pelajar yang tidak hanya sibuk dengan bangku sekolah. Ia aktif berorganisasi sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis melalui kompetisi debat.

Catatan prestasinya cukup jelas.

Pada Lomba Debat Genre Kabupaten Pasuruan 2025, Akbar berhasil meraih Juara 3. Tidak berhenti di tingkat kabupaten, ia kembali menunjukkan kapasitasnya dalam Lomba Debat Hukum UMSIDA se-Jawa Timur 2026 dan berhasil meraih Juara 3.

Sementara pada Lomba Debat FBI UNESA 2025, Shovi mampu menembus jajaran finalis.

Tiga catatan tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan argumentasi Shovi bukan muncul karena momentum Parlemen Remaja. Ia sudah lebih dahulu masuk ke arena adu gagasan dan berhadapan dengan peserta lain dalam kompetisi debat.

Namun, kekuatan Akbar tidak berhenti pada kemampuan berdebat.

Ia juga memiliki rekam jejak sebagai aktivis pelajar Nahdlatul Ulama. Akbar pernah dipercaya menjadi Sekretaris Umum PR IPNU Wonokoyo periode 2023–2025.

Jejak organisasinya kemudian berlanjut di tingkat kecamatan. Ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris II PAC IPNU Beji.

Tak hanya berkutat pada struktur organisasi, Akbar juga dipercaya sebagai Instruktur PC IPNU Bangil, yang memperkuat pengalamannya dalam dunia kaderisasi.

Di sekolah, aktivitas organisasi tetap berjalan. Shovi dipercaya menjadi Sekretaris OSIM MAN 1 Pasuruan periode 2025–2026.

Artinya, sebelum namanya muncul sebagai peserta Parlemen Remaja DPR RI, Shovi sudah memiliki tiga modal sekaligus prestasi debat, pengalaman organisasi, dan pengalaman kaderisasi.

Karena itu, keberhasilannya menembus Parlemen Remaja DPR RI tidak muncul dari ruang kosong. Ia datang dengan pengalaman. Ia datang dengan rekam jejak.

Dan ia datang dengan pengalaman adu gagasan yang telah dibangun sejak berada di lingkungan pelajar.

Bagi Kabupaten Pasuruan, keberhasilan Akbar menjadi peserta Parlemen Remaja DPR RI menjadi capaian tersendiri. Sebab, nama Pasuruan tidak hanya dibawa oleh seorang pelajar yang berani tampil, tetapi oleh sosok yang telah lebih dahulu mengasah kemampuan melalui kompetisi dan organisasi.

Dari Wonokoyo, bergerak melalui IPNU, ditempa dalam berbagai kompetisi debat, aktif di organisasi sekolah, hingga akhirnya menembus panggung Parlemen Remaja DPR RI.

Perjalanan itu menunjukkan bahwa panggung nasional bukan titik awal bagi Shovi Akbar Maulana.

Itu adalah konsekuensi dari proses panjang yang sudah ia bangun sejak menjadi aktivis pelajar.

 

Sumber : Journalnusantara.com

Red : Mulyana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xOneNews premium broadcast banner
xOneNews premium broadcast banner
xOneNews premium broadcast banner