Minuman Rasa Susu untuk MBG Anak TK di Bogor jadi Sorotan, Kandungan Airnya Capai 86 Persen

Deni Wijaya
6 hari lalu
Lihat Semua
Disalin

Haluanindonesia.id – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak TK di Bogor tengah viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, anak TK mendapat produk berupa minuman dengan perasa susu.

Unggahan tersebut membuat geram warganet, mengingat anak TK masih dalam usia pertumbuhan yang membutuhkan nutrisi.

“Ini MBG di Bogor untuk anak TK pakai susu ini. Anggaran segede itu bisa-bisanya untuk susu malah dipakai buat beli minuman kemasan yang gak jelas dan sampai ada tulisan ‘rasa susu,’” tulis pengunggah utas, dikutip dari akun X @bisimllahyuk_ pada Selasa, 1 September 2026.

Utas tersebut juga membagikan video saat kemasan dibuka dan menuangkan isinya ke dalam gelas.

“Dicek kandungannya, ternyata air 86 persen,” lanjutnya.

Sayangkan Komposisi Minuman yang Minim Susu

Unggahan tersebut kemudian ditanggapi oleh influencer yang membahas tentang tekning pangan, Dennis Guido melalui akun Instagramnya, @naktekpang.

“Sebagai anak Tekpang, ini kategori produk yang paling rendah persusu-susan,” tulisnya dalam unggahan tersebut, dikutip pada Selasa, 1 September 2026.

Dennis menyebut bahwa minuman tersebut berada di kategori paling bawah tentang minuman susu dalam BPOM, yakni minuman yang hanya memiliki perisa susu.

“Ini bahkan gulanya lebih banyak dari susunya, terus ada turunan kedelai. Ini ada perisa susu yang gue yakin ini perisa rasa susu dan bikin emosi ini semua kecampur,” imbuhnya.

“Yang bikin gue bingung, ini ada Taurin yang setahu gue ditambahin di energy drink, jadi enggak tahu kenapa ada Taurin di sini,” lanjutnya.

Soroti Produk Impor untuk MBG

Selain menyoroti tentang komposisi minuman, Dennis juga menyinggung tentang asal produk tersebut yang diduga berasal dari China.

“Kalau dilihat, ini bukan diproduksi di Indonesia. Ini produksinya di China. Menurut gue ini enggak pantes buat dikasih ke anak-anak yang lagi masa pertumbuhan,” imbuhnya.

“Terutama karena mereka enggak ngerti ya perisa sintetik, jadi pas mereka minum air, gula, sama sedikit susu secuil ini, mereka masih ada aroma susu jadi mengira ini susu,” sambungnya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan agar pengelola MBG di lapangan bisa memberikan minuman yang sesuai untuk anak-anak.

“Jadi please banget buat pengelola MBG-nya ini aturan buat pemilihan produk kemasannya harus di cek lagi. Kalau janjinya susu semoga kalian bisa kasih susu yang beneran,” tegasnya.

Sempat jadi Sorotan Sejak Awal Tahun 2026

Produk minuman kemasan dengan rasa susu yang sama sempat diviralkan oleh salah satu warganet pada 5 Februari 2026.

“Bentuknya susu, kok asem? Expired kah? Ternyata enggak. Ini bukan susu, tapi minuman rasa susu. Tapi susu mana yang asem? Oh mungkin susu yang menuju basi,” tulis akun Instagram @ap.riyanti saat itu, dikutip pada Selasa, 1 September 2026.

Pengunggah juga membagikan warna air yang tidak seperti susu pada umumnya.

“Warna minumannya juga disebut bening tapi keruh, disebut keruh tapi nanggung. Ini lebih cerah, enggak butek kayak UHT lainnya,” jelasnya.

Kala itu, ia juga menyarankan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak memaksakan diri jika tidak mampu memberikan minuman susu sehat untuk anak-anak.

“Bukan tugasnya kita menyenangkan semua orang, bahkan SPPG juga enggak ada kewajiban untuk selalu memberikan makanan bergizi yang anak sukai. Tapi ngasih minuman rasa susu tapi rasanya asem sih, tolong ya Pak, Bu,” ungkapnya.

“Kalau SPPG enggak bisa budgeting susu di menunya, enggak apa-apa kok, enggak usah maksain. Bisa cari opsi lain yang lebih memungkinkan,” tukasnya.

 

Red (Indra)

Sumber:Jounalnusantara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xOneNews premium broadcast banner
xOneNews premium broadcast banner
xOneNews premium broadcast banner