Kiriman 5 Ton Rendang dari Masyarakat Sumbar ke Korban Gempa NTT, Jadi Bukti Tulusnya Warga RI Bantu Sesama

Deni Wijaya
4 hari lalu
Lihat Semua
Disalin

Haluanindonesia.id – Ratusan warga di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan tersebut pada 15 Agustus 2026.

Bencana tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada berbagai bangunan, infrastruktur, dan fasilitas umum di sejumlah daerah di Tanah Nusa Cendana.

Kondisi yang dialami para korban turut mengundang keprihatinan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah bantuan kemanusiaan pun mulai disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak pascagempa.

Salah satu momen yang menarik perhatian sebagian warganet di media sosial, yakni saat masyarakat di Sumatera Barat (Sumbar) dikabarkan menyiapkan bantuan pangan berupa 5 ton rendang untuk para korban gempa NTT.

“Masyarakat Sumbar kirim 5 ton rendang untuk korban gempa NTT,” tulis postingan Instagram @undercover.id, pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Hal tersebut lalu menjadi perhatian khusus di jagat maya, bahkan seolah membuktikan kuatnya itikad gotong royong di kalangan warga RI dalam membantu sesama.

Kenang Bantuan saat Gempa 2009

Terpisah, Wali Kota Padang yang juga Ketua DPW Gebu Minang Sumbar, Fadly Amran ikut dalam kegiatan memasak rendang untuk korban bencana gempa NTT itu yang digelar oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar dan Gebu Minang Sumbar.

“Ini merupakan bentuk kepedulian para niniak mamak kepada anak kemenakan yang sedang menghadapi musibah,” kata Fadly dikutip dalam keterangannya, pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Fadly menuturkan, kepedulian terhadap sesama perlu diwujudkan melalui tindakan nyata karena musibah dapat terjadi di mana dan kapan saja.

Wali Kota Padang itu juga mengungkapkan kala Ranah Minang dilanda gempa pada 2009 silam, banyak masyarakat dari daerah lain datang untuk membantu meringankan beban mereka.

“Ketika Kota Padang mengalami gempa bumi pada 2009 dan bencana hidrometeorologi pada 2025 lalu, banyak pihak yang datang membantu,” sebut Fadly.

“Dulu kami dibantu, karena itu, saat saudara-saudara kita di NTT menghadapi musibah, sudah sepatutnya kini giliran kita yang hadir dan memberikan bantuan,” imbuhnya.

Kirim 5 Ton Rendang Secara Bertahap

Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar menyebut sebanyak 700 kilogram rendang telah dikirim melalui penerbangan TNI Angkatan Udara yang merupakan hasil gotong royong berbagai unsur masyarakat Minangkabau.

“Target kita sebanyak 5 ton rendang, dan akan kita kirim secara bertahap,” ungkap Fauzi dalam kesempatan yang sama.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di NTT,” jelas Fauzi.

Fauzi lantas menjelaskan alasan pemilihan kuliner khas Minang tersebut sebagai bantuan utama.

“Kita memilih rendang karena merupakan makanan yang siap santap, tahan lama, dan praktis dikonsumsi oleh warga di lokasi bencana,” terang Fauzi.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat, dan menjadi bagian dari kepedulian masyarakat Minangkabau untuk saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” tandasnya.*

Red (Indra)
Sumber:Journalnusantara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

xOneNews premium broadcast banner
xOneNews premium broadcast banner
xOneNews premium broadcast banner