Haluanindonesia.id -Penyanyi sekaligus pelari, Cindy Gulla, mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui fotonya digunakan dalam salah satu unggahan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Cindy menyampaikan keberatannya melalui media sosial Threads. Ia menyebut penggunaan foto tersebut dilakukan tanpa adanya izin darinya.
Menurut Cindy, foto tersebut digunakan untuk kebutuhan promosi sebuah event lari. Padahal, dirinya mengaku tidak terlibat maupun berpartisipasi dalam ajang lari yang dipromosikan tersebut.
Persoalan semakin menjadi sorotan karena, berdasarkan unggahan Cindy, sebelumnya pihak Kemenpora disebut sempat menghubunginya melalui pesan langsung untuk meminta izin penggunaan foto dengan alasan keperluan edukasi.
Namun, sebelum Cindy memberikan persetujuan, foto tersebut disebut sudah digunakan dalam unggahan promosi event lari.
Cindy kemudian meluruskan bahwa dirinya tidak mengikuti event tersebut dan tidak memiliki kerja sama terkait promosi yang dimaksud. Ungkapannya di media sosial pun mendapat perhatian dari warganet dan memicu perbincangan mengenai etika penggunaan foto figur publik untuk kepentingan promosi.
Pihak Kemenpora Beralasan Pakai Foto untuk Edukasi
Melalui utas yang diunggah pada Minggu, 16 Agustus 2026, Cindy Gulla membagikan tangkapan layar pesan DM dari Instagram Kemenpora mengenai penggunaan fotonya.
“Penggunaan foto ini murni untuk kepentingan edukasi dan informasi publik, tidak untuk bertujuan komersial,” tulis pesan dalam DM yang diunggah di akun Threads @cgulla, dikutip pada Senin, 17 Agustus 2026.
Namun, hanya berselang 4 menit, akun Instagram Kemenpora membagikan unggahan baru yang sudah menggunakan foto Cindy Gulla.
“Belum juga dibalas, udah dipakai aja fotonya. Aku nggak ikut race ini ya gais,” tulis Cindy dalam keterangan unggahannya.
“Beda 4 menit, langsung tayang? Enggak pernah di-interview Kemenpora padahal,” lanjutnya.
Mengaku Kecewa Fotonya Dipakai Tanpa Izin
Dalam utas lannya, Cindy mengungkapkan kekecewaannya karena fotonya dipakai sebelum ia memberikan izin.
Padahal, mantan member JKT48 ini mengaku selalu berusaha untuk menunjukkan identitas Indonesia saat mengikuti ajang lari di luar negeri.
“Aku cinta banget sama Indonesia. Bahkan tiap race di luar negri, selalu berusaha untuk menunjukan sisi Indonesia dengan pakai baju batik atau kebaya,” tulis Cindy.
Kekecewaan yang dirasakan, menurut Cindy karena awal izin dari pihak Kemenpora adalah untuk edukasi, namun ternyata digunakan untuk promosi event lari.
“Tapi kalau foto aku dipakai tanpa izin dan bilangnya untuk edukasi ternyata malah promosi event lari bahkan oleh Kemenpora, jujur kecewa,” lanjutnya.
Cindy menegaskan bahwa dirinya juga tak terlibat dengan event tersebut.
“Aku pun tidak tau menau tentang race ini. Diundang pun enggak,” tukasnya.
Akun Instagram Kemenpora Digeruduk Warganet
Usai utas Cindy Gulla viral, terlihat akun Instagram milik Kemenpora dibanjiri komentar dari warganet.
Tak sedikit yang mendesak permintaan maaf karena telah menggunakan foto tanpa izin meski kini unggahan terkait sudah dihapus.
Beberapa komentar dari warganet seperti, “Udah minta maaf belum min? Ditunggu nih klarifikasinya,” tuis akun @doy*****a
“Unggahannya dihapus ya? Lagian belum dapat izin main di-post aja, diamuk netizen kan,” tulis akun @dhi***_
“Ada etikanya min pakai foto orang, belum ada izin udah dipakai buat iklan komersial. Agaknya kurang bijak ya,” tulis akun @agu****n
Sampai artikel ini diterbitkan, pihak Kemenpora belum buka suara mengenai protes yang dilayangkan oleh Cindy Gulla karena menggunakan fotonya tanpa izin.*
Red (Indra)
Sumber:Journalnusantara.com
Tinggalkan Balasan